Hasil Awal Referendum UE Dorong Dolar Menguat

Bertentangan dengan pendapat dari sebagian besar para pakar dan hasil jajak pendapat terakhir, ternyata Britania Raya lebih condong untuk memilih Brexit. Berdasarkan hasil awal penghitungan suara, 377 dari 382 region telah memberikan hak suaranya sampai 51,8% untuk meninggalkan UE. Reaksi di pasar pun langsung disesuaikan: aset lindung – naik, sedangkan aset yang berisiko – turun. Bagi minyak, berita ini tentu saja tidak bersahabat, sebab akan berdampak pada perlambatan ekonomi global serta mengurangi permintaan akan emas hitam. Harga Brent pun anjlok dari $51,15 ke $47,6 per barel.

Sementara emas justru sebaliknya, harganya naik dari $1.250 ke $1.350 per troy ons, memperbarui titik tertingginya sejak Maret 2014.

Berita dari Inggirs tersebut juga telah meruntuhkan sebagian besar bursa-bursa saham di Asia. Nikkei 225 jatuh 8,0%, ASX Australia anjlok 3,4%, Shanghai Composite turun 1,7%, hanya Hang Seng yang mengalami pertumbuhan, dan naik 4,8%. Kontrak berjangka S&P 500 diperdagangkan di level 2.002, atau 4,5% lebih rendah dari level penutupan perdagangan satu hari sebelumnya.

Hasil awal penghitungan suara terkait Brexit telah membuat dolar AS menguat tajam terhadap hampir semua mata uang utama di pasar. Pasangan EURUSD turun dari 1.1420 ke 1.0910. Sedangkan GBPUSD turun dari 1.5010 ke 1.3230, atau memperbarui titik terendah sejak tiga puluh tahun.

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar