Mata Uang-Mata Uang Negara Berkembang Terus Menguat Terhadap Dolar

Pada minggu lalu, tepatnya mulai 27 Juni sampai 4 Juli, kondisi pasar valas dari negara-negara berkembang mulai membaik setelah sebelumnya sempat tidak karuan akibat kepanikan di pasar keuangan dan komoditas global dalam menanggapi keluarnya Inggris dari UE. Semua dampak negatif ini telah berlalu dan sekarang tiba saatnya bagi mata uang-mata uang dari negara-negara berkembang untuk bangkit kembali.

Adapun volatilitas sebagian besar mata uang pada minggu lalu memperlihatkan perubahan yang mengesankan, dengan naik tajam terhadap dolar, bahkan mampu mengompensasi kerugian yang sempat diderita pada minggu sebelumnya. Berikut ini adalah beberapa negara yang mana nilai mata uangnya mengalami peningkatan yang cukup tinggi, antara lain rand Afrika Selatan (+5,92%) dan peso Meksiko (+4,15%). Sementara real Brasil juga terus memperlihatkan pertumbuhan yang baik. Pada minggu lalu, real Brasil naik lagi sebanyak 3,72%.

Rubel Rusia pada minggu lalu naik dan menguat terhadap dolar sebanyak 2,49%, sedangkan lira Turki naik 1,14%. Rupee India sedikit naik dan hanya mampu menguat terhadap dolar sebanyak 0,74%.

Sementara untuk yuan hampir tidak ada perubahan, yang hanya sanggup naik 0,09%.

Di Afrika Selatan telah dirilis indeks harga produsen di mana pada bulan Mei naik hanya 0,3% (pada bulan April naik 0,8%) dan 6,5% secara tahunannya (angka sebelumnya 7%). Hal ini mengindikasikan adanya penurunan inflasi, yang pada gilirannya menguatkan nilai kurs rand terhadap dolar.

Brasil terus memberikan data-data makro-ekonomi yang positif kepada para trader. Volume produksi industri bulan Mei untuk kali pertama sejak awal tahun ini tidak berubah jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, adapun produksi untuk bulan Januari–April mengalami penurunan. Sedangkan indeks IMP sektor manufaktur bulan Juni naik 1,6 poin, atau menjadi 43,2 poin. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan dalam pemulihan ekonomi. Tingkat pengangguran di negara ini untuk bulan Mei juga tidak berubah jika dibandingkan dengan bulan April, yakni sebesar 11,2% dari jumlah penduduk yang bekerja. Terlepas dari fakta bahwa tingkat pengangguran masih tinggi, namun indikator-indikator yang stabil serta data-data positif lainnya masih mampu memberikan pengaruh yang baik bagi kurs real terhadap dolar.

Di India, defisit anggaran negara bulan Juni turun 57% (dari bulan Mei) dan berada di level hampir 2,3 miliar rupee. Data ini direspons dengan positif oleh pasar valas.

Di Turki diumumkan statistik negatif tentang arus masuk wisatawan asing ke negara untuk bulan Mei. Jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, maka jumlah wisatawan asing ke Turki untuk bulan lalu tercatat telah mengalami penurunan 34,7%, sedangkan untuk bulan April deflux wisatawan asing hanya mampu mencapai 28% jika dibandingkan dengan bulan April 2015. Dua faktor utama yang mempengaruhi tingkat wisatawan ini adalah memburuknya hubungan diplomatik antara Turki dan Rusia, serta meningkatnya ancaman terorisme yang membuat wisatawan baik dari Rusia maupun Eropa enggan bepergian ke Turki. Sebagai dampaknya, inflasi harga konsumen bulan Juni hanya mampu naik 0,47% jika dibandingkan dengan bulan Mei yang sanggup naik sampai 0,6%. Namun, secara tahunannya tingkat inflasi ini untuk bulan Mei masih lebih tinggi, yakin 7,64% berbanding 6,6% dengan bulan April. Dengan demikian, awal pemulihan hubungan diplomatik Rusia-Turki masih memiliki peranan penting bagi perekonomian Turki.

Di Cina telah dirilis data IMP Caixin di sektor manufaktur, yang mana pada bulan Juni telah berkurang 49,2 ke 48,6 poin. Tapi data ini tidak memberikan efek negatif pada kurs yuan terhadap dolar walaupun masih menghambat yuan untuk dapat menguat lebih tinggi lagi, tidak hanya 0,05%. Dalam menyikapi hal ini, para trader lebih optimis pada indeks yang sama hanya saja dari sektor jasa. Untuk bulan Juni, indikator ini naik dari 53,1 ke 53,7, dan ini menunjukkan optimisme bisnis di sektor jasa yang berkaitan dengan terbebasnya negara dari resesi.

Jadwal Pengumuman Penting Berikutnya

Selasa (5/7): rilis data inflasi bulan Juni di Brasil.

Kamis (7/7): pengumuman cadangan emas & valas dan indeks keyakinan bisnis bulan Juni di Afrika Selatan.

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar