EURUSD: Pasar Tertahan di Area Support

Riwayat trading sebelumnya:

Pada perdagangan hari Selasa (30/10), kurs euro ditutup turun. Pelaku beli dua kali mencoba untuk mengubah situasi, tapi keduanya gagal. Euro pun melemah terhadap dolar ke 1.1341. Namun, pelemahan mata uang tunggal ini bagimanapun juga disebabkan oleh beberapa faktor.

1. Euro terus tertekan akibat ketidakpastian anggaran Italia. Imbal hasil obligasi Italia naik di tengah pelemahan indeks PDB Italia kuartal III. Selisihnya dengan imbal hasil Jerman meningkat menjadi 300 poin. Sementara masalah anggaran terlihat belum ada progres.

2. Pemerintah Amerika siap untuk melancarkan tarif impor yang lain kepada Tiongkok pada awal Desember apabila kesepakatan perdagangan yang baru tidak tercapai. Hal ini diungkapkan sendiri oleh Donald Trump di akun Twitter-nya. Imbal hasil obligasi AS pun melonjak tajam. Sehingga dolar turut menguat di semua pasar.

Jadwal pengumuman indikator ekonomi (GMT+3):

  • Pukul 10:00 di Jerman: perubahan penjualan ritel bulan September.
  • Pukul 10:45 di Perancis: indeks harga konsumen bulan Oktober.
  • Pukul 12:00 di Swiss: indeks ekspektasi investor ZEW dan Credit Suisse bulan Oktober.
  • Pukul 13:00 di UE: indeks harga konsumen bulan Oktober dan perubahan tingkat pengangguran bulan September.
  • Pukul 15:15 di AS: perubahan ketenagakerjaan ADP bulan Oktober.
  • Pukul 15:30 di Kanada: perubahan PDB bulan Agustus dan indeks biaya ketenagakerjaan bulan September.
  • Pukul 16:45 di AS: indeks manajer pembelian Chicago bulan Oktober.
  • Pukul 17:30 di AS: perubahan persediaan minyak mentah EIA.

Kurs EURUSD pada periode H1. Sumber: TradingView

Situasi saat ini:

Pola pembalikan tidak terkonfirmasi. Faktor eksternal ternyata lebih kuat daripada sinyal teknikal yang ada. Harga kembali ke titik terendahnya per 26 Oktober. Saat ulasan ini ditulis euro diperdagangkan di level 1.1340.

Pada sesi perdagangan di Asia dolar AS mendemonstrasikan dinamika campuran terhadap para pesaingnya. Perdagangan naik hanya ditunjukkan oleh franc dan pound, sisanya bergerak turun. Perhatian trader pada hari ini dapat dipastikan akan tertuju pada indeks penjualan ritel di Jerman dan data inflasi di UE. Jika indeks-indeks saham tidak anjlok, maka perhatian berikutnya akan dialihkan ke rapat Bank of England (BoE) hari Kamis dan data pasar tenaga kerja di AS hari Jumat. Pasar dipastikan akan mulai mengantisipasi kedua peristiwa ini.

Lalu, apa yang dapat diprediksikan hari ini?

Harga berbaring di area support. Dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal dan penguatan dolar pada latar pertumbuhan imbal hasil obligasi AS 10 tahun, kami memperkirakan pair akan turun ke tingkat 90 drjt di 1.1309 via pullback ke 1.1355.

Tingkat 1.1365 bagi kami berfungsi sebagai titik kontrol. Saat ini Lb berada di level 1.1371. Jika memperhitungkan waktu pullback, maka harga dapat bertemu garis lb di level 1.1365. Jika garis ini diterjang, maka prediksi hari ini tidak berlaku. Tingkat 45 drjt sedang berada di bagian atas channel yang dibangun dari titik terendah. Ia dapat bertindak sebagai level target bagi pelaku beli apabila berhasil melewati 1.1365.

Baca juga:  EURUSD: Pola Pembalikan Cenderung Masih Kuat

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.