EURUSD: Eurobulls Coba Terobos Tingkat 180 Drjt

Riwayat trading sebelumnya:

Pada perdagangan hari Senin (19/11), euro menguat terhadap dolar AS sampai 1.1464. Penggerak kenaikan pasangan EURUSD adalah depresiasi dolar yang diperkirakan akibat penurunan imbal hasil obligasi AS 10 tahun dan kenaikan cross pair EURGBP. Pasangan GBPUSD diperdagangkan sideway menyusul ketiadaan berita terkait Brexit, yang mana biasanya kerap menggiring harga di pasar dengan volatil.

Jadwal pengumuman indikator ekonomi (GMT+3):

  • Pukul 10:00 di Jerman: indeks harga produsen bulan Oktober.
  • Pukul 11:20 di Australia: pidato Gubernur RBA Philip Lowe.
  • Pukul 14:00 di Inggris: survei tren industri CBI bulan November.
  • Pukul 16:30 di AS: perubahan izin bangunan dan data perumahan baru bulan Oktober.

Kurs EURUSD pada periode H1. Sumber: TradingView

Situasi saat ini:

Prediksi penurunan kemarin sepenuhnya tepat. Harga diperdagangkan di bawah tingkat 135 drjt dengan periode yang cukup lama. Penurunan dolar membantu eurobulls melewati zona pembalikan (112-135 drjt) dan menggapai tingkat 157 drjt.

Bearish divergence muncul di antara harga dan indikator AO. Pola gelombang yang terbentuk mengindikasikan akan adanya pembaruan titik tertinggi. Akan tetapi, jika aksi beli dilakukan saat fase bullish berakhir, maka hasilnya cukup berisiko. Hal ini dikarenakan jikalau pasar saham anjlok dan menekan aset-aset berisiko, sedangkan yen menguat.

Menimbang saat ini cross pair euro diperdagangkan menurun, maka kegagalan dalam menerobos level 1.1464 dapat memaksa pelaku beli menutup posisi long dan pada gilirannya akan membuat harga melemah kira-kira sampai 1.1411. Bagaimanapun skenario ini perlu dipertimbangkan, dan bagi kami ini adalah skenario yang paling optimis untuk hari ini.

Di samping itu, ada dua faktor lainnya yang berpotensi memberikan dampak negatif bagi euro:

  • Belum terkonfirmasinya anggaran Italia untuk 2019.
  • Mike Pence mengatakan bahwa AS siap untuk menaikkan tarif impor Tiongkok sebanyak dua kali lipat. Faktor inilah yang berpotensi kuat menekan pasar saham.

Jika kurs euro mencapai tingkat 180 drjt, maka aksi jual euro bisa kembali diaktifkan, bisa juga dengan memasang order stop di bawah 1.1438 (meski strategi ini lebih risiko, karena harga mungkin saja akan berbalik ke atas ketika order terkonfirmasi). Sehingga, opsi yang lebih baik ialah melakukan aksi jual dengan melawan tren dari tingkat 180 drjt. Seandainya saja saat ini divergence ganda sudah ada, maka kami akan lebih memilih memasang order Sell Stop di bawah 1.1438.

Baca juga: EURUSD: Euro Berpeluang Turun ke Garis Lb

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar

Ada situs web yang lebih cocok untuk kamu

Situs web baru dengan layanan yang lebih sesuai untuk lokasimu baru saja diluncurkan!

Daftar di sini dan dapatkan Bonus Sambutan 30%.