Proyeksi Perdagangan Emas Menyambut Non Farm Payroll AS

Rino Purbono

Analis Alpari

Pada hari Jumat besok ada data yang cukup ditunggu-tunggu oleh para investor. Data yang menjadi yaitu Non Farm Payroll AS. Data ini memberikan gambaran kondisi (perubahan jumlah) ketenagakerjaan di sektor komersil dan industri di Amerika Serikat, sehingga digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan oleh pemerintah dan bank sentral. Menurut proyeksi data NFP yang akan di rilis pada awal bulan ini mengalami penurunan dari 196K menjadi 181K. Jika kita mengamati data lain seperti inflasi AS yang dirilis sedikit di bawah target inflasinya yaitu 1.9% cukup selaras dengan berkurangnya jumlah tenaga kerja AS. Rilis data inflasi di bawah terget inflasi akan membuat bank sentral enggan merubah kebijakan yang saat ini sedang dijalankan dan berupaya untuk tetap mempertahankan suku bunga atau menaikannya. Jika data NFP yang dirilis nanti mengalami kenaikan, lebih baik dari data proyeksi dan data sebelumnya, akan membawa penguatan yang cukup signifikan bagi dollar AS hal ini karena dapat memicu efek domino bagi inflasi AS dan  berimbas bagi proyeksi kenaikan suku bunga AS. Akan tetapi jika data yang dirilis jauh lebih rendah dari proyeksi maka menjadi pelemahan dollar AS yang cukup besar.

Secara teknikal emas masih diperdagangkan melemah di bawah support green yang telah berubah menjadi resistance. Saat ini emas bergerak di level harga 1272.16. Saat rilis data payroll harga masih diperdagangkan di bawah green area, maka emas akan tetap melanjutkan pelemahan menuju area magenta bawah yang tercatat pada kisaran level harga 1251.47. Bias pemelahan emas dikatakan berubah saat ada stick harga pada time frame H4 diperdagangkan di atas area green.

Proyeksi Perdagangan Emas Menyambut Non Farm Payroll AS

 

Ulasan Terkini

Setiap Orang Memiliki Kesempatan untuk Raih Profit

Anda bisa menghasilkan pendapatan tanpa harus melakukan <i>trading</i> sendiri. Cukup investasikan dana Anda ke akun <i>trader</i> berpengalaman dan raih profitnya!

Daftar